SENAYAN CITY X MASARI F/W 2020 COLLECTIONS SHOWCASE AT JFW2021

PRESS RELEASE

30 November 2020, by SenayanCity


Berkolaborasi dengan Senayan City dan Jakarta Fashion Week, Masari & MASARISHOP.COM mempersembahkan koleksi beragam dari 6 fashion designers terkemuka. Diantaranya TOTON, everyday, AJE. , Andersson Bell, SJYP, dan YCH, yang menampilkan koleksi mulai dari day wear hingga evening wear. Tampilan fashion runway ini dapat dinikmati secara virtual dalam rangkaian Jakarta Fashion Week 2021 pada hari ini, 29 November 2020 pukul 16.00 – 16.30 WIB melalui livestream di JFW.tV atau website Senayan City www.senayancity.com .

“Eksklusif di tahun ini, Senayan City dengan sangat senang dapat berkolaborasi secara eksklusif dengan MASARI, dengan menghadirkan nama-nama brand yang tidak asing di tanah air: TOTON dan everyday. Dan brand mancanegara seperti: AJE. , Andersson Bell, SJYP, YCH. Kompilasi panggung dari desainer & brand yang tergabung di MASARI menghadirkan Fall / Winter 2020 COLLECTIONS SHOWCASE  yang semua koleksinya dapat segera dibeli dan dimiliki di toko MASARI Senayan City atau secara online di MASARISHOP.COM ” jelas Ibu Halina, selaku Leasing & Marketing Communications Director Senayan City.

 

DERETAN DESAINER

Jawaban atas isu sustainability yang diusung di koleksi tahun ini, 'everyday' adalah sister brand dari MAJOR MINOR yang diluncurkan kembali pada Agustus 2020. Menampilkan 6 looks pada show MASARI di Jakarta Fashion Week 2021. Beberapa potongan terinspirasi dari Pierre Boncompain, seorang pelukis Prancis yang lahir di Provence. Karya-karyanya berfokus pada kesenangan dan kesederhanaan hidup, dengan perspektif Mediterania. Secara bersamaan, dua looks tersebut merupakan bagian dari proyek kolaborasi terbaru everyday dengan seniman grafiti asal Yogyakarta Tuyuloveme. Kombinasi dari motif everyday dan karakter juga simbol khas Tuyuloveme: Tuyul, Coretan, Bunga, dan Bintang. Juga merayakan pendekatan hidup tanpa beban dan zen, brand ini menawarkan pakaian santai yang memberikan kemudahan bergerak, kenyamanan, dan versatility. Style yang terdiri dari gaun maxi, kemeja oversize, dan kimono, menampilkan interpretasi kontemporer dari ikat Indonesia, batik Kawung, dan batik Mega Mendung. Everyday menawarkan palet warna yang bervariasi - dari putih netral, hingga motif multi-color yang cerah dan berani. Brand dengan misi sustainability, semua desain menggunakan bahan alami: Tencel dan rayon. Koleksi everyday akan tersedia di MASARI pada Desember 2020.

Duo desainer asal Seoul, Korea Selatan - Steve J. and Yoni P, meluncurkan brand SJYP pada musim panas 2015. Terkenal dengan gaya denim tahun 1990-an, kekhasan mereka terlihat jelas pada inspirasi street-style Korea yang berpotongan unik dan bermain dengan berbagai warna biru. Koleksi SJYP mencerminkan nuansa segar, ceria dan muda sehingga banyak dikenakan oleh aktris dan Bintang K-POP di negara asalnya. Koleksi pre-Fall dan Fall 2020, SJYP bereksperimen pada materi bahan pakaian yang digunakan. Menggabungkan kotak-kotak (plaid) dan payet (sequins) dalam potongan jaket dan rok denim, track pants berbahan kulit yang mengkilap dan bahan lainnya yang tidak serasi pada jumper bermotif militer dan kaos.

Brand yang lahir pada 2014 ini memiliki tampilan khas yang merupakan perpaduan dari Korean street- style dan keindahan Scandinavian. Siluet yang tidak lekang oleh waktu, potongan yang jelas dengan sentuhan utilitarian dengan ketegasan yang lembut eklektisisme. Creative Director, Dohun Kim, yang lahir di Korea Selatan, memberikan sebuah hal yang baru dari dua hal yang berlawanan dan menjadikannya pas dengan keseimbangan yang tepat. Pada koleksi F/W 2020 ini, inspirasi hadir dari hippie style seorang penyanyi dan penulis lagu Amerika, Janis Joplin yang tampil di Monterey Pop Festival pada 1967. Bermain dengan struktur, blazer jahitan yang tidak serasi, sweater rajut yang berwarna-warni, paneled trousers, dan rok midi dengan aksen lipit menjadi highlight yang akan tampil di panggung Jakarta Fashion Week 2021 ini.

Brand YCH diluncurkan pada 2016 oleh Creative Director Choon Ho Yoon, desainer yang meraih titel sebagai Young Designer of The Year by CFDK Awards. Berpusat di Seoul, brand ini dikenal dengan perpaduan gaya yang menggabungkan street-punk dan modern femininity yang namanya semakin dikenal di global market karena mendandani K-POP big stars seperti BTS dan Blackpink. Untuk koleksi F/W2020, koleksi bertajuk ‘Dignity of the Office’, memberikan sentuhan modis pada pakaian kantor klasik, berbeda dengan koleksinya di musim-musim sebelumnya. Koleksi dengan siluet basic dan formal, bahan pakaian kerja klasik seperti wol dan katun dalam palet warna netral abu-abu, coklat, khaki terlihat di seluruh koleksi. ‘Melanggar’ stereotip pakaian resmi, jas dan jas klasik dibuat dengan detail tersembunyi seperti potongan pada setelan jas hitam, atasan bermotif abstrak, dan sabuk korset di atas gaun putih.

Hadir sejak 2008 lalu, Adrian Norris dan Edwina Forest, brand AJE menampilkan gaya pakaian khas pesisir dan kota klasik Australia yang dipadupadakan dengan kurasi effortless essentials dan statement pieces. AJE F/W 2020 berjudul ‘Impermanence’, terinspirasi dari filosofi wabi-sabi yang berasal dari Jepang. Filosofi ini menceritakan mengenai adanya keindahan dan kecantikan di dalam sebuah hal yang tidak sempurna, dimana hal lama dihargai sebagai hal yang baru. Koleksi ini akan menampilkan sebuah persimpangan antara feminine dan elegan, dengan detail asymmetric drapery, lengan bervolume tebal, potongan terbuka pada gaun malam. Semakin melengkapi, ornamen buatan tangan yang terbuat dari resin, metal dan kayu juga ditambahkan ke dalam koleksi sustainably mereka. Motif yang bold, dan permainan color-blocking menjadikan koleksi AJE terasa segar.

Toton Januar dan Haryo Balitar memulai brand TOTON pada 2021 dengan bercita-cita untuk menonjolkan keindahan alam dan budaya Indonesia yang beragam melalui fashion. Setiap koleksinya menawarkan sentuhan seni yang eksotis, menyelipkan konsep & ide pakaian feminin dengan potongan yang terinspirasi dari busana pria. Banyaknya bencana alam yang melanda tanah air menjadi inspirasi dari koleksi TOTON. Dengan foto-foto aerial-view perkebunan kelapa sawit di antara hutan tropis Sumatera dan Kalimantan, mendasari komposisi bordir di atas bahan organza. Komposisi ini juga bercampur dengan motif batik tradisional, Truntum, yang umum dipakai orangtua mempelai pada prosesi pernikahan adat Surakarta, yang melambangkan harapan cinta yang terus tumbuh dan berkembang. Modifikasi motif truntum ditemukan juga dalam aksesoris beberapa bagian koleksi. Anting-anting dan bros yang terbuat dari ukiran kayu, peplum belt, serta sarung tangan panjang, yang digambarkan sebagai bentuk flora dan menjadi pelengkap koleksi F/W 2020 ini. Potongan sisa limbah pembuatan denim dari berbagai pabrik di Jakarta disatukan kembali menjadi busana baru yang selaras dengan tema recycle & sustainability, yang sejak tahun 2017 telah dikerjakan oleh TOTON, untuk menguatkan citra brand yang ramah lingkungan.

(Image source: Jakarta Fashion Week)

You might also like this article


01 November 2019

#SCHALLOWEEN Trick & Treats Parade

Wishing you a spooky good October and a fang-tastic Halloween! It has become a r

Find out more

07 Agustus 2017

21 MODERN KARTINI SHINES BRIGHT FOR SENAYAN CITY ICONIC WOMEN

SENAYAN CITY FASHION NATION ELEVENTH EDITION (6-15 APRIL 2017) Jakarta, April

Find out more

18 Juni 2020

SENAYAN CITY DRIVE-THRU

Senayan Citys Support in Fighting COVID-19 Senayan City always puts the best f

Find out more

08 Maret 2021

MALL DUKUNG VAKSIN

Jakarta, 03 March 2021 Senayan City as one of the favorite shopping destinations in

Find out more

© 2026 SENAYAN CITY I ALL RIGHTS RESERVED

AFFILIATE OF AGUNG PODOMORO LAND

  
What's on your mind?