Senayancity.com

THE BETTER PAST ON FASHION NATION XIV

PRESS RELEASE

23 Maret 2020, by SenayanCity


Salah satu media dan event sneakers terbesar di Indonesia, Urban Sneaker Society sukses membawa semangat tiga era, dalam koleksi streetwear yang mereka pamerkan di acara Fashion Nation.

Halina, selaku Leasing and Marketing Communications Director Senayan City menceritakan bahwa ini merupakan kelanjutan dari kerjasama yang baik antara Senayan City dan Urban Sneakers Society. “Inovasi ini patut diacungi jempol karena untuk kali pertama, Urban Sneakers Society dapat hadir menampilkan sesuatu yang berbeda. Gaya OOTD untuk para hype fashion enthusiast ini hadir dengan from head-to-toe yang tentunya menjadi inspirasi.”

Dalam fashion show pertama mereka ini, Urban Sneaker Society banyak menghadirkan brand-brand lokal. Sayed Muhammad selaku CEO dari Urban Sneaker Society mengaku antusias dengan kualitas dari produk yang dibawa oleh para brand tersebut. “Melihat kualitas yang mereka tampilkan, saya rasa masyarakat sudah tidak boleh lagi memandang brand lokal kita sebelah mata. Semua brand yang terlibat pada fashion show hari ini memiliki kualitas yang cukup untuk bisa bersanding dengan brand internasional. Hal ini juga yang ingin tekankan pada fashion show kali ini, dimana kita menyandingkan brand Indonesia dengan brand internasional dalam satu sequence.

Didukung oleh brand-brand ternama seperti Converse, Puma, Cashless, Hattaco, Cosmonauts, Admision, Nindito, Poison Street, hingga Seji, fashion show dari Urban Sneaker Society ini mengusung tema besar ‘The Better Past’.

Tema ini diangkat untuk menonjolkan keterkaitan antara budaya populer dengan gaya streetwear yang ada di era-era terdahulu. Tiga era yang yang ditonjolkan dalam acara fashion show tadi malam juga mengangkat tema yang berbeda-beda, dengan era 70-an mengusung tema The Rise of Anarchy, era 80’an mengangkat tema Retrowave, dan era 90-an dengan tema Nostalgia.

Selain tema yang bervariasi, setiap sequence juga diwakilkan oleh brand dan muse yang berbeda. Project Manager dari pagelaran busana ini, Monica Ester mengakui kalau konsep tiga era itu dijalankan, karena timnya percaya bahwa streetwear adalah sesuatu yang tidak bisa lepas dari budaya populer sebuah era. “Konsep tiga era kita angkat, sebagai bentuk edukasi kita kepada para pengunjung. Kita percaya kalau streetwear itu adalah sebuah konsep yang lahir dari budaya populer sebuah era. Streetwear itu bukanlah sebuah gaya yang terjadi secara random, mereka adalah bentuk perwakilan dari cara hidup serta perjuangan di sebuah era. Melalui acara fashion show ini, kami harap para pengunjung yang hadir bisa lebih mengapresiasi konsep dari streetwear yang ada di era modern. Karena percayalah, pada akhirnya ketika era ini berakhir, konsep streetwear yang ada saat ini, akan menjadi salah satu medium sejarah dari era ini.”

Selain memamerkan koleksi streetwear mereka, Acara fashion show Urban Sneaker Society tadi malam juga dimeriahkan oleh music performance dari Tamara Dai, dan Monica Karina.


You might also like this article


07 Agustus 2017

SENAYAN CITY PRESENT A FIVE-STARS ALL DAY DINING COURT THROUGH DELICAÈ

DELICA; A Kitchen with a Soul Jakarta, May 31, 2017 As part of Senayan City's met

Find out more

07 Februari 2020

SPRING LIGHTS - A Year Of Prosperity

Jakarta, January 2020 Welcoming the year of metal rat, Senayan City is celebrating t

Find out more

26 Desember 2016

MERIAHNYA PESTA DISKON AKHIR TAHUN DI SENAYAN CITY - SHOPPING HOLY FESTIVE SEASON

Jakarta, 16 Desember 2016 Jelang Natal tahun Baru 2017, Senayan City hadir dengan p

Find out more

25 Oktober 2017

“OG VIBES” PRESENT STREET WEAR THAT EVOLVE

Jakarta, 21 October 2017 For the 5th year, Senayan City continues Its collaboration

Find out more