19 November 2018, by SenayanCity
Jakarta, 8 November 2018 – Di penghujung tahun 2018, Senayan City untuk ketiga kalinya kembali berkolaborasi bersama Sejauh Mata Memandang, sebuah label fashion yang telah dikenal akan hasil karya tangannya yang sarat cerita dan makna tentang budaya Indonesia. Sejauh Mata Memandang merilis koleksi terbarunya Musim Rintik 2018 yang terinspirasi dari cerita rakyat Indonesia asal Jawa Tengah, Timun Mas.
“Senayan City berkolaborasi bersama Sejauh Mata Memandang untuk membuat sebuah pameran seni yang sarat edukasi. Pentingnya pelestarian dan dukungan terhadap bidang pendidikan menjadikan Senayan City, sebagai official venue dari Pameran Timun Mas, ingin mengajak pengunjung untuk dapat menikmati dan menghargai budaya Indonesia. Salah satunya melalui pameran seni mengenai budaya cerita rakyat yang dikemas modern.” kata Halina, selaku Senayan City Leasing & Marketing Communications Director.
Mendukung dunia pendidikan, Sejauh Mata Memandang memproduksi buku cerita Timun Mas dalam jumlah terbatas yang hasil penjualannya akan disumbangkan kepada dua yayasan pendidikan terpilih yaitu Yayasan Dian Sastrowardoyo dan Yayasan Bantu Guru Belajar Lagi. Yayasan Dian Sastrowardoyo merupakan sebuah yayasan yang bergerak di bidang pendidikan, pemberdayaan perempuan, dan pelestarian budaya Indonesia dan Bantu Guru Belajar Lagi merupakan yayasan yang bertujuan memberikan pelatihan kepada para guru untuk menjadi tenaga pengajar yang lebih berkualitas.
Chitra Subyakto, Founder and Creative Director Sejauh Mata Memandang, menceritakan bahwa koleksi Musim Rintik 2018 ini terinspirasi dari budaya Indonesia yang kaya, salah satunya kisah rakyat anak-anak. “Saya melihat adanya pembelajaran yang positif untuk selalu berusaha dalam menghadapi segala persoalan dalam kisah si Timun Mas ini," kata Chitra. Inspirasi ini kemudian dituangkan dalam permainan warna ceria dan kreasi motif dari perbekalan si Timun Mas dalam bentuk kain, koleksi ready to wear, aksesoris hingga edisi terbatas Timun Mas seperti selop, topeng dan buku cerita Timun Mas yang terbuat dari kain.
Koleksi Timun Mas menggunakan kain bahan organik dari katun sari, katun foal, hingga cupro yang diproses dengan pembuatan tangan melalui metode tulis, cap, sablon hingga bordir. Proses pembuatan koleksi Timun Mas ini dilakukan di beberapa kota seperti Sragen, Pekalongan, Solo dan Jakarta dengan dibantu oleh perkumpulan Ibu Rumah Tangga yang berasal dari Rusun Pesakih dan Rusun Marunda Jakarta.
Pameran seni Timun Mas oleh Sejauh Mata Memandang pun berkolaborasi dengan banyak seniman terkenal Indonesia seperti Davy Linggar untuk seni instalasi, Tulus dan Petra Sihombing yang menciptakan musik dan lagu untuk animasi Timun Mas serta Dian Sastrowardoyo yang mengisi narasi pada pada animasi yang dapat dinikmati di salah satu ruangan maze. Nikmati pameran Timun Mas di Senayan City lantai 1, mulai dari 8 November 2018 hingga 8 Januari 2019 dari jam 10.00 – 22.00.
© 2026 SENAYAN CITY I ALL RIGHTS RESERVED
AFFILIATE OF AGUNG PODOMORO LAND