banner

PRESS RELEASE

SPRING EMPEROR HADIR DI SENAYAN CITY

2017-01-23 14:53:17, by SenayanCity

Jakarta, 18 Januari 2017 – Jelang perayaan Tahun Baru Cina yang jatuh pada tanggal 28 Januari 2017 mendatang, Senayan City menghadirkan “Prosperous Spring” yang dimulai sejak hari ini hingga 5 Februari 2017 mendatang. Berbagai instalasi seni, program belanja dan penampilan bercirikan negeri tirai bambu menjadi highlight program ini. Sebagai highlight utama, Senayan City menghadirkan Spring Emperor Installation yang terinspirasi dari Dinasti Qing yang berjaya pada abad 17 dan 18 dan berkuasa selama 700 tahun. Untuk mensosialisasikan program ini, Senayan City menggelar Press Conference yang dihadiri oleh Halina selaku Marketing Director Senayan City, serta Iconic Designer Spring Emperor Installation Andreas Odang, Danny Satriadi, Mel Ahyar, Rinaldy A. Yunardi dan Stella Rissa serta Budi Kurniawan dari Yin Zhen Lounge by Forme di Main Atrium, lantai 1 pada Rabu (18/1).

 

Berbeda dengan tahun sebelumnya, Prosperous Spring tahun ini kami menghadirkan instalasi seni Spring Emperor di Main Atrium lantai 1, sebuah instalasi yang menggabungkan seni dan fashion yang terinspirasi dari Dinasti Qing dimana keanekaragaman budaya Cina dikemas dalam bentuk modern tanpa menghilangkan keunikan dari budaya Cina itu sendiri. Untuk instalasi ini, Senayan City juga bekerjasama dengan 10 designer ternama Indonesia menghadirkan 10 kreasi design yang secara exclusive dirancang khusus untuk instalasi Spring  Emperor ini. Mereka adalah Andreas Odang, Ari Saputra, Danny Satriadi, Hian Tjen, Mel Ahyar, Rinaldy A. Yunardi, Sapto Djojokartiko, Sebastian Gunawan, Stella Rissa dan Yogie Pratama. Melalui instalasi ini juga, Senayan City ingin terus bekerjasama mengapresiasi dalam memberi ruang bagi designer Indonesia untuk menampilkan karya-karyanya agar dapat dinikmati oleh masyarakat luas”, jelas Halina.

 

Masih dari area Main Atrium lantai 1, selain instalasi Spring Emperor, Senayan City bekerjasama dengan Forme menghadirkan Yin Zhen Lounge, sebuah lounge yang kental dengan ornamen khas Cina. Detail rumit yang ditampilkan menggambarkan betapa beranekaragamnya kebudayaan Cina yang divisualisasikan dalam setiap sudutnya hingga menjadi sebuah lounge bernuansa tradisional Cina dalam nuansa modern. Di area lounge ini, pengunjung beserta keluarga juga dapat merasakan kemeriahan suasana tahun baru Cina dengan menikmati sajian Dilmah premium Chinese Tea Legacy yang hadir pada tanggal 18, 20, 21, 26, 27, 28, 29 Januari 2017.  

 

Spring Emperor Installation
Andreas Odang – Autumn’s Golden Wind

Koleksi ini terinspirasi dari puisi-puisi Cina klasik mengenai kisah cinta seorang gadis dengan seorang tentara perang yang harus berpisah karena sang tentara harus berjuang dan dia menepati janjinya untuk kembali. Sang gadis menunggu dengan setia hingga suatu hari mereka bertemu kembali.

Ari Seputra – The Empress of China
The Empress of China dilatarbelakangi oleh sebuah kisah wanita dari kekaisaran yang memerintah dengan berani. Menginspirasi kita untuk mendefinisikan kembali kecantikan kekaisaran di masa lampu dari sisi modern.

Danny Satriadi – Xúnzhǎo  àiqíng
Terinspirasi dari kecantikan mawar merah yang merupakan simbol cinta. Merah juga berarti kebahagiaan dan kemakmuran. Melalui koleksi ini, sang perancang mengharapkan tahun yang penuh cinta dan kebahagiaan melalui gaun yang ditampilkan.

Hian Tjen – The Lady Yehenara
Koleksi yang dihadirkan terinspirasi dari kecantikan The Empress Dowager Cixi dari dinasti Qing yang terkenal akan gaya elegan dan kecantikannya yang melegenda. Memerintah selama 47 tahun, Lady Yenehara adalah nama asli sang permaisuri sebelum putranya bergelar kaisar Tongzhi.

Mel Ahyar – Tian Hou Dream
Tian Hou atau “permaisuri surgawi” diambil dari julukan permaisuri Wu Zetian sebagai satu-satunya kaisar wanita pertama dan terakhir yang memberi inspirasi perempuan untuk memimpin, memegang kendali serta memajukan agama dan pendidikan rakyatnya. Dream yang berarti mimpi untuk masa depan, optimis untuk wanita dapat memimpin yang diterjemahkan ke dalam couture dress yang lebih modern serta permainan embellishment  yang diperindah simbol rooster yang mewakili tahun ayam api yang melambangkan jiwa optimisme.

Rinaldy A. Yunardi – Cinta & Budaya Dinasti Tang
Koleksinya terinspirasi dari dinasti Tang sebagai salah satu titik tertinggi dalam sejarah Tiongkok dimana ekonominya makmur, masyarakatnya tentram, kebudayaan yang luar biasa. serta merupakan masa terbesar untuk puisi Tiongkok dimana Li bai dan Du Fu. Berbagai pelukis terkenal seperti Han Gan, Zhang Xuan, dan Zhou Fang juga berasal dari masa ini. Kemakmuran sosial dan ekonomi dinasti yang beribukota Chang’an (kini Xian) ini juga meningkatkan perkembangan sastra dan seni.

Sapto Djojokartiko
Untuk instalasi Spring Emperor ini, Sapto secara exclusive merancang sebuah one piece dress dalam warna merah yang dalam budaya Cina berarti kemakmuran. Dengan pilihan kerah beraksen oriental dan cutting serta siluet yang ramping, tampilan mewah seperti bunga yang sedang bermekaran terlihat pada gaun ini.

Sebastian Gunawan – Queen Emperor of Dynasty Qing
Sebastian Gunawan  menampilkan koleksi dengan siluet modern, atribut dari koleksi exclusive ini terinspirasi dari dinasti Qing yang dilengkapi dengan cape bersulam motif Cina yang mencerminkan kebudayaan Cina dari sisi tradisional dan modern.

Stella Rissa – Modern Contemporary Grandeur
Cheong Sam yang ditampilkan mengambil nuansa tahun 20-an yang diperuntukkan bagi para socialite dan wanita dari kalangan atas pada saat itu. Sebuah dress dengan cutting yang erat memeluk tubuh dengan nuansa warna merah dan biru yang berarti kemakmuran serta warna tosca yang kontemporer. Kesan mewah bertambah dengan cape yang dilengkapi dengan sulaman oriental.

Yogie Pratama – Yang Gui Fei
Yang Yu Huan adalah Selir kesayangan Kaisar Tang Xuan Zong yang berasal dari Dinasti Tang. Karena merupakan selir Kaisar, maka Yang Yu Huan juga dikenal dengan sebutan Yang Gui Fei. Selain kecantikannya, Yang Gui Fei juga memiliki bakat yang tinggi dalam musik dan tarian sehingga sangat disayangi oleh Kaisar Tang Xuan Zong. Terdapat ungkapan bahwa kecantikan Yang Gui Fei membuat bunga pun malu dan menutupi dirinya. Yang Gui Fei merupakan salah satu wanita tercantik dalam sejarah Tiongkok.

 

Prosperous Spring Decoration
Selain instalasi Spring Emperor, Senayan City juga menghadirkan instalasi yang berada di area foyer Ground Floor yang masih terinspirasi dari Dinasti Qing. Sebagai bagian dari dekorasi Prosperous Spring, Senayan City juga berkolaborasi dengan ilustrator berbakat Indonesia menghadirkan Exhibition Artwork Illustrator yang menampilkan karya Talitha Maranila yang bertema Tale of Moon Child dan mengedepankan teknis wood water color, Imelda Untoro yang bekerjasama dengan Arterous serta Atreyu Moniaga yang menampilkan Once Upon A Time In China yang dikemas dalam bentuk mural. Karya mereka akan ditampilkan dalam ruang exhibition terpisah mulai tanggal 25 Januari - 28 Februari 2017, di lantai 1.

 

Nuansa negeri tirai bambu juga terlihat dari seragam yang dikenakan oleh tim frontliner Senayan City yang mengenakan busana beraksen khas Cina rancangan Major Minor. Senayan City juga menyediakan fortune cookies bagi para pengunjung  di counter customer service lobi utama dan lobi selatan, lantai dasar.


BE THE FIRST TO KNOW!

Sign up to receive the latest news and updates about Senayan City.